Tips Mesin Panas Yang Disebabkan Kipas Radiator Mati

Sabtu, April 20th 2013. | Cooling Sistem

Otomotrip.com- Temperatur panas mesin mobil naik atau mesin overheat sebagai akibat kipas radiator mati suatu saat pasti akan kita temui jika kendaraan yang kita miliki menggunakan fan elektrik atau motor cooling fan elektrik. Menghadapi serta tips mengatasi kipas radiator mobil mati ini yang akan kita bahas ketika kita sedang dalam perjalanan.

Ketika kendaraan yang kita kendarai mengalami overheating atau temperatur panas naik yang terlihat dari jarum instrument dashboard atau indikator suhu atau pun penunjuk temperatur mesin yang berupa lampu gambar temperatur berwarna merah berkedip, hal yang wajib dilakukan adalah memberhentikan mobil.

Setelah berhenti dan tunggu mesin lebih dingin terlebih dahulu kemudian mencari tahu penyebab overheating atau temperatur mobil panas tersebut, dengan membuka kap mesin secara hati-hati.
Buka kap mesin untuk periksa radiatorSebelumnya perlu diketahui juga beberapa hal penyebab atau pemicu terjadinya overheating mesin:
1.Drive belt putus,baik yang memutar water pump atau atau yang memutar kipas radiator
2.Terjadi kebocoran pada komponen sistem pendingin mesin,bisa jadi yang bocor slang-slang air radiator,radiator,tutup radiator,water pump,packing silinder head,heater kalau mobil memakai heater.
3.Radiator tersumbat oleh kerak.
4.Extra fan ac mati atau tidak berputar pada saat hidup ac,ini untuk kendaraan tertentu tergantung letak kondensor dan kipasnya,khusus untuk hal ini biasanya temperatur panas mesin naik hanya saat hidup ac mobil.
5.Kipas radiator mati atau motor cooling fan radiator mati dan tidak berputar.

Jika sudah diketahui bahwa penyebabnya adalah kipas radiator yang tidak berputar atau mati. Kipas radiator yang mati atau tidak berputar akan kita temui jika mobil kita menggunakan fan radiator elektrik. Artinya tidak menggunakan drive belt atau tali kipas untuk memutar kipas radiator tersebut.

Tips mengatasi kipas radiator mati saat kita sedang diperjalanan

  1. Setelah mobil berhenti tunggu sebentar,perhatikan apakah terdapat uap air berlebihan terlihat dari bawah kap mesin,jika ya harus menunggu sebentar untuk mendinginkan mesin sampai semburan uap air berkurang,kemudian buka kap mesin dengan hati-hati dan tunggu beberapa saat sampai mesin dingin.
  2. Buka tutup radiator gunakan lapis berupa lap basah yang agak tebal dan lebar untuk membuka tutup radiator,cara membuka tutup radiator ketika mesin sedang panas dengan putar kearah kiri atau berlawanan arah jarum jam secara pelan-pelan atau setengah buka tutup radiator untuk memastikan apakah masih ada tekanan tinggi dari akibat air radiator yang mendidih.
  3. Ketika tutup radiator dibuka setengah, akan terdengar suara mendesis dari radiator berarti uap air bertekanan tinggi dan panas masih ada di dalam radiator, biarkan tutup radiator terbuka setengah sambil pegang atau tahan tutup radiator dengan lapis kain basah atau lap basah yang tebal dan lebar tadi sampai suara mendesis hilang.
  4. Ketika suara mendesis sudah hilang yang artinya air panas yang ada di radiator sudah tidak bertekanan lagi dan aman untuk membuka tutup radiator secara penuh.

Setelah menunggu dan mesin sudah dingin secara perlahan tambahkan air pendingin secara perlahan sedikit demi sedikit dan tutup kembali radiator.

Perhatian : Menambahkan air radiator ketika mesin sedang sangat panas akan merusak mesin, selain itu ketika mesin sedang saat panas berlebihan sementara air radiator habis menguap jika saat tersebut ditambahkan air radiator, maka air radiator yang kita tambahkan akan menyebur kembali keluar berupa uap air dan ini berbahaya karena semburan air yang tidak kita duga tersebut akan bisa melukai kita.

Hal ini bisa diumpamakan sama dengan kita menyiram logam yang sangat panas dengan air sedikit,maka seketika itu juga air akan berubah menjadi uap air yang panas dan menyembur ke atas.

Karena sudah diketahui yang menjadi penyebab overheating atau temperatur panas mesin adalah kipas radiator yang tidak berputar atau mati, maka ketika air radiator sudah ditambahkan mobil bisa pelan-pelan di bawa jalan sambil melihat indikator temperatur, jika temperatur kembali naik berhentikan mobil untuk beberapa saat lama sampai mesin kembali dingin, periksa kembali air radiator tambahkan jika kurang, sampai ketemu bengkel terdekat atau sampai rumah.

Jikalau memang kita tidak mengerti sama sekali dengan mesin kendaraan yang kita bawa, lebih baik menelepon atau menghubungi bengkel kepercayaan kita untuk periksa kerusakan.

Tidak memaksa mobil untuk jalan ketika temperatur tinggi mesin atau temperatur panas mesin naik adalah penting untuk menghindari kerusakan yang bisa diakibatkan oleh mesin overheating yang lebih parah.

Mencari Penyebab Kipas Radiator Mati
Kita perlu juga mengetahui hal-hal yang menjadi penyebab kipas radiator mati atau tidak berputar atau penyebab kenapa kipas pendingin radiator tidak hidup.

Motor cooling fan atau kipas radiator rusak bisa disebabkan karena karbon brush yang habis atau komutator yang habis, jika carbon brush habis cara mengatasinya bisa dilakukan penggantian karbon brush, jika yang rusak komutator harus ganti motor cooling fan. Termasuk juga perlu diperiksa soket kabel pada motor kipas radiator.
Motor Kipas radiator mesin mobil
Tetapi pada beberapa hal yang sering terjadi karena karbon brush habis. Karena itu cara untuk mencegah agar tidak terjadi kipas radiator mati perlu dilakukan pemeriksaan di 40000 km pertama selanjutnya setiap 20 ribu kilometer, untuk pemeriksaan kondisi karbon brush, komutator dan kemungkinan bushing motor cooling fan kocak sebagai penyebab bunyi fan radiator.

Yang penting periksa kondisi soket dan kabel-kabel yang berhubungan dengan sensor temperatur air, untuk letak sensor temperatur air atau water temperatur sensor biasanya terletak pada silinder head mesin dekat dengan saluran air menuju radiator.Penyebab lain karena sensor temperatur air dimesin atau water temperatur sensor tidak bekerja yang bisa saja terjadi karena putus kabel, soket terlepas dan atau Water temperatur Sensor (WTS) pecah bisa saja terjadi ,ini tergantung dari tipe sistem kelistrikan pada sensor temperatur yang dipakai.

Kipas radiator mati juga bisa disebabkan oleh putus sekring Fan Radiator untuk melihat sekring putus bisa kita cari dengan melihat tutup fuse box atau tutup kotak sekring, tentang letak sekring Kipas Radiator biasanya tertulis dengan Fan Rad.

Periksa juga kondisi Relay Fan Radiator, karena bisa saja relay Fan Radiator ini putus gulungan atau kontak relay tidak terhubung meskipun relay bekerja yang disebabkan karena kontak relay kotor berkerak yang menghalangi aliran listrik ke motor fan atau plastik sekitar kontak relay meleleh karena panas sehingga kontak relay berubah dudukanya.

Kesimpulan jika kita menemukan kipas radiator mati atau tidak berputar yang perlu diperiksa adalah motor cooling fan dan soket, kondisi sensor suhu air pendingin, sekring Radiator Fan serta Relay Fan Radiator.

Bookmark and Share
tags: , , , ,

Related For Tips Mesin Panas Yang Disebabkan Kipas Radiator Mati