Tips Mobil Agar Mesin Tidak Cepat Panas atau Overheating

Minggu, Maret 17th 2013. | Cooling Sistem, Mobil Injeksi

Otomotrip.com – Overheating atau temperatur tinggi mesin adalah merupakan suatu kondisi dimana mesin tidak bisa bekerja dengan baik yang disebabkan oleh temperatur kerja mesin berada di atas normal.

Secara mudahnya temperatur kerja mesin yang normal bisa digambarkan sebagai kondisi dimanana motor cooling fan bisa on dan off mengikuti temperatur mesin. Ini jika mesin menggunakan elektrik fan seperti kebanyakan mobil saat ini.

Beberapa hal yang bisa di lakukan untuk perawatan dan pemeriksaan sistem pendingin mesin mobil untuk mencegah terjadinya temperatur tinggi mesin atau overheating.

1.Memeriksa kondisi radiator dan kebocoran sistem pendingin

Beberapa bagian radiator yang perlu di periksa adalah upper tank dan lower tank ,terutama radiator yang menggunakan plastik untuk upper tank dan lower tank. Karena pada kilometer tempuh tertentu upper tank dan lower tank yang terbuat dari plastik akan rapuh dan retak-retak yang menyebabkan terjadinya kebocoran air radiator. Upper tank atau bagian radiator paling atas akan terlebih dulu mengalami kerusakan karena langsung menerima air panas dari mesin.

Cara cek kebocoran pada cooling sistem dengan radiator tester

Periksa kebocoran cooling sistem dengan radiator tester

Gambar diatas adalah cara untuk periksa kebocoran sistem pendingin mesin mobil dengan menggunakan radiator tester atau radiator cup tester. Dengan cara memberikan tekanan lebih tinggi dari tekanan relief valve tutup radiator,tutup radiator umumnya memiliki tekanan 1,1 bar atau 0,9 bar. Jika di temukan kebocoran atau air menetes bisa di lakukan penanganan pada tempat terjadinya kebocoran.

2.Memeriksa Kondisi Tutup Tadiator

Tutup radiator terdapat karet-karet jika karet tersebut rusak atau sudah mengeras bisa mengakibatkan air pendingin mesin keluar radiator tidak melewati tabung reservoir. 
Cara Periksa tutup radiator menggunakan alat radiator cup tester
Pemeriksaan tutup radiator bisa juga di lakukan dengan menggunakan radiator cup tester untuk mengetahui tekanan relief valve radiator mulai terbuka, jika tidak sesuai dengan yang tertera pada tutup radiator lebih baik segera ganti tutup radiator.

3.Pergunakan Radiator Coolant

Air jika dipanaskan cenderung bereaksi dengan logam dan membuat larutan logam oleh sebab itu jika radiator yang tidak di beri radiator coolant seringkali memiliki air yang  kekuningan yang biasa nya warna kuning akan menempel di dalam radiator. Air yang tidak murni seringkali didalamnya mengandung logam yang dapat menimbulkan kerak dan akhirnya menyumbat saluran radiator yang pada akhirnya membuat mesin overheating.

Gambar radiator tersumbat

Radiator Mobil Tersumbat menyebabkan air radiator tidak mengalir deras

Air memiliki titik penguapan yang rendah hanya 100 derajad Celsius sedangkan  suhu mesin bisa diatas 100 derajad Celsius jadi jika kita menggunakan air untuk mengisi radiator maka air dalam radiator akan lebih cepat berkurang yang disebabkan penguapan lewat reservoir. Jadi  radiator coolant sangat direkomendasikan untuk radiator mobil anda.


4. Periksa Kondisi Slang Radiator Beserta Klem Slang Radiator

Kondisi dimana slang radiator sudah waktunya di ganti adalah ketika slang sudah mulai mengeras dan ketika di tekan dengan tangan sudah tidak lentur lagi. Biasanya akan terdengar bunyi ketika slang radiator di tekan.

5.Periksa Hembusan atau Kecepatan Angin Kipas Radiator Beserta Kebersihan Permukaan Radiator

Mesin modern dengan menggunakan motor cooling fan, motor cooling fan atau kipas radiator akan berputar ketika temperatur keja tercapai. Kotoran berupa debu, daun-daun atau sirip yang tertekuk akan mengurangi kemampuan membuang panas radiator, selain itu juga menambah beban motor cooling fan dengan di tandai naik nya arus listrik yang mengalir ke motor cooling fan “jika menggunakan motor cooling fan.”

Kondisi Motor Cooling Fan juga mempengaruhi kecepatan angin motor cooling fan atau kipas radiator dalam membuang panas radiator.

6. Periksa Ketinggian Oli mesin Melalui Stik Oli

Fungsi oli mesin selain untuk melumasi bagian-bagian mesin yang bergesekan juga untuk mendinginkan mesin selain cooling sistem, penting untuk menjaga oli mesin pada jumlah yang cukup.

7.Periksa Kondisi V-Belt Yang Memutar Pompa Air atau Water Pump

Pemeriksaan kondisi v-belt ini untuk mencegah v-belt putus karena v-belt yang sudah terlihat retak-retak akan rawan putus dan sebaiknya harus di ganti untuk mencegah putus di tengah jalan.

Publisher : Otomotif Qita

tags: , ,

Related For Tips Mobil Agar Mesin Tidak Cepat Panas atau Overheating